Monday, 7 August 2023

Memahami Row, Column, Range dan cell?

 


Pengertian Cell dan Range pada Microsoft Excel

Microsoft excel mempunyai bagian-bagian penting salah satunya adalah Workbook dan Worksheet, selanjutnya kita akan membahas bagian excel lainnya yaitu Row (baris), Column (kolom), Cell dan Range. Empat objek ini merupakan objek utama dalam program microsoft excel. saat pertama kali anda belajar excel, mungkin anda akan bingung melihat lembar kerja berbentuk kotak-kotak yang sangat banyak, sangat berbeda dengan aplikasi office lainya. Pada lembar kerja excel tampilan kotak-kotak ini disebut cell yang berfungsi sebagai tempat untuk menampung data excel. Selanjutnya pada bagian ini kita juga akan belajar memahami tentang pengertian cell dan range dengan melakukan beberapa kegiatan dasar di excel yaitu seleksi data, input data, hapus data dan edit data pada cell.

 

Pengertian Cell dan Range, Row, Column

Row adalah baris horisontal pada lembar kerja excel yang di wakili oleh nomor (1,2,3,4…..) dengan jumlah baris maksimum adalah 1.048.576row pada excel


Column adalah kolom vertikal pada lembar kerja excel yag diwakili oleh Huruf (A,B,C,D,E,….) dengan jumlah kolom maksimum adalah 16.384 atau kolom (XFD)kolom pada excel


Cell adalah tempat untuk menginput dan menampung data pada excel yang didalamnya terdapat alamat cell. alamat cell merupakan titik temu antara kolom dan baris. Sebagai contoh jika sebuah kursor berada di kolom C dan baris 6, maka alamat cellnya adalah C6. alamat cell ini akan ditampilkan pada name box, lihat gambar dibawah.Pengertian cell


Range adalah gabungan dari beberapa cell atau bisa juga di artikan gabungan dari beberapa kolom atau beberapa baris. Range juga mempunyai alamat yaitu dengan cara membaca alamat cell awal = A1 dengan alamat cell akhir = D4. Dari gambar di bawah ini maka alamat range dapat diartikan Range A1:D4.pengertian range


Input data kedalam cell

Untuk memasukkan data kedalam cell Excel dapat dilakukan dengan posedur berikut

Klik Cell tujuan Misal “A1” dengan menggunakan mouse atau keyboard (tombol kursor).

Setelah cell terpilih, ketikan data yang ingin dimasukkan menggunakan keyboard.

Tekan tombol Enter atau TAB.

Anda dapat menggunakan tombol Tab untuk menginput data, kursor akan berpindah ke kanan ke kolom berikutnya.

Anda dapat menggunakan tombol Enter ditekan, kursor akan pindah satu baris ke bawah.

Untuk membatalkan inputan data anda dapat menggunakan tombol Esc (Escape).

Edit data dan Berpindah antar cell

Jika terjadi kesalahan memasukkan data, anda dapat mengubahnya dengan prosedur berikut ini :

 Klik Cell yang akan diubah.

Untuk melakukan perubahan data tekan tombol F2 atau double klik pada cell kemudian ubah datanya.

Berpindah antar cell dapat anda lakukan menggunakan tombol navigasi pada keyboard :

Tombol panah atas : berfungsi untuk menuju satu cell diatasnya

Tombol panah bawah : berfungsi untuk menuju satu cell dibawahnya

Tombol panah kanan : berfungsi untuk menuju satu cell ke kanan

Tombol panah kiri : berfungsi untuk menuju satu cell ke kiri

Cara Seleksi cell dan range

Seleksi cell pada lembar kerja excel dapat dilakukan dengan menggunakan klik mouse dan drag mouse, klik mouse satu kali akan menseleksi satu cell saja, untuk lebih dari satu cell anda dapat menggunakan Drag mouse untuk beberapa cell. untuk seleksi range (blok range) anda dapat gunakan tahan klik dan drag mouse sampai terseleksi range tersebut, atau dapat menggunakan shortcut keyboard Shift+Anak panah. contoh seleksi range untuk tabel di bawah dengan prosedur berikut :



Pengertian cell dan range

 Contoh kasus : Seleksi atau Blok data dalam kolom “Item” dari data buku sampai dengan ruler

 Letakan Pointer pada cell C38

Klik mouse dan tahan Drag (geser) sampai pada kolom C42, anda juga dapat menggunakan shortcut keyboard Shift+Panah kanan.

Setelah data terseleksi nantinya anda dapat copy, cut atau format range tersebut dengan pewarnaan cell atau yang lainya sesuai kebutuhan.

Setelah anda memahami apa itu Baris, kolom, cell dan range pada excel, selanjutnya kita akan mencoba bekerja dengan menggunakan baris dan kolom di excel. Pada materi ini kita akan mencoba menambahkan kolom dan baris pada data excel kemudian edit kolom dan barisnya. menambahkan kolom dan baris ini mempunyai fungsi ketika kita bekerja dengan suatu data kemudian kita akan menyisipkan data baru pada data tersebut atau sebaliknya kita dapat hapus kolom dan baris data ketika kita tidak membutuhkannya.

 










BELAJAR MICROSOFT EXCEL MULAI DARI DASAR

 


Belajar Microsoft Excel Basic (Tingkat Dasar)

Belajar Microsoft Excel basic adalah Modul Pertama untuk anda yang baru memulai belajar microsoft excel, pada level ini anda akan belajar tentang dasar penggunaan program excel, Pemformatan data excel dan Persiapan data sebelum diolah menggunakan fitur-fitur microsoft excel.

1.       Pengenalan Interface Microsoft excel 2013

2.       Menu Ribbon dan Customize Ribbon

3.       Quick Access Toolbar

4.       Management file excel (membuka, menutup, menyimpan)

5.       Apa itu workbook dan worksheet?

6.       Memahami Row, Column, Range dan cell?

7.       Bekerja dengan Cell

8.       Penggunaan Cell styles

9.       Penggunaan Format cell pada excel

10.   Bekerja dengan Tabel

11.   Perhitungan Dasar excel

12.   Penggunaan Autofill untuk penomoran dan copy formula otomatis.

13.   Penggunaan Cell absolut dan semi absolut ($) pada excel

14.   Rumus Dasar excel

15.   Kalkulasi menggunakan Insert function dan Autosum

16.   Menambahkan Grafik/Chart dari data excel

17.   Penggunaan Freeze panes

18.   Print data excel

Belajar Microsoft Excel Intermediate (Tingkat Menengah)

Excel intermediate adalah lanjutan dari level basic, pada level ini anda belajar seputar pengolahan data pada lembar kerja excel, meliputi fungsi/formula, Pembuatan grafik, pengurutan data, filter data, memformat cell dengan kondisi tertentu dan masih banyak pembelajaran lainnya.

1.       Fungsi IF pada excel

2.       Fungsi IF dengan banyak kondisi

3.       Fungsi Vlookup

4.       Fungsi Hlookup

5.       Fungsi Left, Mid, Right untuk data text

6.       Fungsi Upper, Lower dan Proper untuk data text

7.       Fungsi Finansial

8.       Fungsi Tanggal dengan DATEDIF

9.       Fungsi Time untuk kalkulasi data Jam

10.   Penamaan Range dengan Define Name

11.   Mengatasi Error dengan Formula auditing

12.   Memformat Cell dengan Conditional Formatting

13.   Menggunakan Hyperlink di Excel

14.   Customize Chart/Grafik

15.   Menambahkan Sparkline

16.   Belajar Sortir data Excel

17.   Menggunakan Fungsi Subtotal

18.   Filter data Excel

19.   Custom Filter Excel

20.   Advance Filter

Belajar Microsoft Excel Advance (Tingkat Mahir)

Excel advance adalah level belajar excel tingkat mahir, setelah kita belajar tentang persiapan data dan mengolah data pada level intermediate, anda juga diharapkan mampu dalam hal menyajikan data. pada level advance kita akan belajar bagaimana menyajikan data yang interaktif, menggunakan multiple formula, membuat report dan summary data.

 

1.       Membatasi Input Data dengan Data Validation

2.       Membuat Dropdown list dengan Data Validation

3.       Fungsi SUMIF, COUNTIF, dan AVERAGEIF

4.       Fungsi SUMIFS, COUNTIFS, dan AVERAGEIFS

5.       Fungsi INDEX dan MATCH

6.       What If Analysis

7.       Goal Seek

8.       Solver

9.       Scenario Manager

10.   Data Table

11.   Consolidate

12.   Membuat Laporan menggunakan PivotTable

13.   Customize PivotTable

14.   Menggunakan Slicer dan PivotChart

15.   PivotTable dari beberapa tabel

16.   File Protection

17.   Eksport dan Import data file excel

18.   Sharing Workbook

19.   Setelah anda mempelajari tiga modul belajar excel kami juga menyediakan modul lanjutan untuk lebih jauh lagi dalam menggunakan Program Microsoft Excel

 

Belajar Microsoft Excel Macro dan VBA

Excel macro adalah Otomasi Pada excel yang berfungsi untuk melakukan tugas atau task yang sifatnya berulang.

 

1.       Memulai Excel Macro

2.       Membuat macro sederhana dengan Macro Recording

3.       Menjalankan Macro

4.       Mengetahui Dasar-dasar Makro

5.       Mengetahui Lingkungan Visual Basic Editor (VBE)

6.       Mengetahui Jenis – jenis data, variable dan Array

7.       Mengetahui Operator pada Visual Basic Editor

8.       Dapat Membuat Range dan Worksheet

9.       Properti Offset

10.   Dapat Membuat Objek Message Box dan Input Box

11.   Mengetahui Statement Bersyarat pada VBA Excel

12.   Mengetahui Jenis – Jenis Statement Bersyarat

13.   Mengetahui Statement Pengulangan

14.   Selamat Belajar, semoga bermanfaat untuk anda dan semua pengunjung setia LatihanExcel.com


 


MANAJEMEN FILE



Deskripsi: Pengertian Manajemen File, Fungsi, Sifat, Penamaan, Struktur dan Atribute File.

Manajemen file ialah istilah mengenai metode mendasar untuk proses penanaman, penyimpanan, dan pengaturan sebuah file. Data yang ada di dalam komputer akan disimpan dalam sistem file hirarki.

Manajemen file akan menangani penanaman file dan folder serta melakukan pengaturan pada folder yang berada di dalamnya. Begitu pula dengan penanganan berbagai macam file dan folder merupakan aspek fundamental dari manajemen file.

Berikut ini pengertian manajemen file untuk lebih lengkapnya:

Apa Itu Manajemen File?

Manajemen file merupakan sebuah metode serta struktur data yang digunakan pada sebuah sistem operasi dengan tujuan untuk melakukan pengaturan serta pengorganisasian file dalam disk maupun dalam sebuah partisi.

Manajemen file juga dapat diartikan sebagai sebuah partisi maupun disk yang dapat digunakan untuk menyimpan berbagai macam file dengan cara tertentu.

Dengan  begitu, Anda dapat melakukan penyimpanan file sesuai dengan keinginan Anda sendiri.

Fungsi dari Manajemen File

Sudah pasti keberadaan dari manajemen file tersebut bukan karena tanpa alasan. Manajemen file  memiliki beberapa fungsi yang membantu Anda dalam mengoperasikan sistem operasi.

Untuk itu, berkut ini beberapa fungsi dari manajemen file.

1.    Membuat sebuah mekanisme agar dapat menggunakan beberapa file secara bersamaan.

2.    Mampu untuk menciptakan, menghapus, dan memodifikasi sebuah file.

3.    Memiliki kemampuan untuk melakukan backup serta recovery guna mencegah adanya kehilangan file yang disebabkan adanya kecelakan maupun upaya untuk menghancurkan suatu informasi tertentu.

4.    Para pengguna dapat mengacu pada file dengan symbolic name atau nama simbolik, dan bukan menggunakan penanaman yang dapat mengacu pada perangkat secara fisik.

5.    Suatu lingkungan yang sensitif dikehendaki informasi tersimpan yang bersifat rahasia secara aman.

6.    Sistem file perlu untuk menyediakan inferface yang bersifat user friendly atau mudah untuk digunakan oleh siapa saja.

Sasaran Manajemen File

Manajemen file merupakan suatu kumpulan dari beberapa perangkat lunak pada sistem yang mampu menyediakan layanan berhubungan dengan adanya penggunaan file kepada pemakai ataupun aplikasi.

Umumnya, cara Anda atau aplikasi dalam mengakses file yakni melalui sistem. Dengan ini, Anda tidak perlu melakukan pengembangan terhadap perangkat lunak secara khusus untuk membuat akses data pada setiap aplikasi.

Sistem yang digunakan pun akan menyediakan pengendalian pada aset penting yang satu ini. Jadi penggunaan dari manajemen file akan selalu aman.

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui mengenai sasaran dari manajemen file sebagai berikut.

1.    Menjamin data dalam sebuah file adalah hal yang valid.

2.    Mememuhi semua kebutuhan dari manajemen data untuk semua penggunanya.

3.    Meminimalisasi adanya potensi kerusakan ataupun kehilangan data yang dianggap penting.

4.    Melakukan optimalisasi pada kinerja sistem.

5.    Menyediakan dukungan pada input serta output untuk banyak pengguna dalam sistem yang bersifat multiuser.

6.    Menyediakan sekumpulan interface input dan juga ouput secara rutin.

 

 

Sifat File

Pengoperasian sebuah manajemen file, tentunya sangat berhubungan dengan file-file yang digunakan. Sebaiknya Anda juga mengetahui tentang sifat yang dimiliki oleh sebuah file.

Berikut ini beberapa hal yang perlu untuk Anda ketahui:

a)     Persistance

Informasi mampu bertahan walaupun proses yang pembangkitannya sudah berakhir ataupun catu daya telah dimatikan.

Dengan adanya properti yang satu ini, maka file tetap dapat digunakan pada beberapa hasil yang akan didapatkan dari suatu proses dan bisa digunakan pada masa mendatang.

b)    Ukuran File (Size)

Umumnya  manajrmen file mempunyai ukuran yang cukup besar. Dengan begitu akan memungkinkan terjadinya penyimpanan berbagai macam informasi yang perlu untuk disimpan secara rapat-rapat.

c)     Sharability

File bisa digunakan pada berbagai macam proses dalam akses informasi yang dilakukan secara kongruen.

Penamaan File

Berbagai macam jenis sistem operasi mampu menerima bentuk nama file yang terdiri atas satu hingga delapan karakter.

Akan tetapi, terdapat beberapa jenis sistem operasi yang membedakan antara penggunaan huruf kecil dan huruf besar.

Penamaan pada file tersebut berbeda sesuai dengan sistem yang digunakan. Untuk saat ini, terdapat dua jenis pendekatan yakni “sistem case – sensitive” dan juga “sistem case – intensive”.

Penamaan file juga dapat menggunakan nama file yang panjang.

Berkas atau file pada komputer adalah identitas dari sebuah data yang disimpan pada sistem berkas serta dapat diakses serta diatur oleh Anda sendiri.

Sebuah berkas tertentu pastinya mempunyai nama yang unik pada direktori di mana berkas tersebut berada.

Dapat dikatakan bahwa file merupakan bentuk sebuah mekanisme secara abstrak. Karakteristik paling penting yang dimiliki oleh mekanisme tersebut adalah pemberian nama untuk sebuah objek.

Proses akan memberikan sebuah nama pada file itu, ketika proses pembuatan sebuah file.

Struktur File

Setiap file tentunya memiliki struktur tersendiri. Struktur yang ada pada file tersebut tentunya sesuai dengan kegunaan ataupun fungsinya.

Oleh sebab itu, berikut ini penjelasan mengenai beberapa struktur pada sebuah file.

1.    Urutan byte yang tidak memiliki sebuah struktur maka sistem operasi tidak akan tahu mengenai apa saja yang ada di dalam file tersebut.

2.    File yang dibentuk dengan urutan record dengan panjang yang tidak berbeda serta penggunaan struktur internal di dalamnya. Operasi read akan melakukan pembacaan pada satu record. Operasi write akan melakukan append atau overwrite pada satu record.

3.    File yang tercipta akibat pembentukan struktur organisasi tree record. Ukuran dari setiap record tidak harus sama dan setiap record akan mengandung field key dalam psisi yang sama. Tree record akan diurutkan berdasarkan oleh kata kunci dari record tersebut.

Atribut File

Atribut file merupakan sebuah perintah yang dapat digunakan untuk melakukan pengolahan terhadap suatu file.

Terdapat beberapa atribut file yang mampu mengoleh file. Berikut ini beberapa atribut file yang perlu Anda ketahui.

 

a)     Create File

Perintah untuk melakukan pembuatan file yang tidak berisikan data apapun.

b)    Delete File

Perintah yang dilakukan untuk menghapus file yang tidak dibutuhkan lagi.

c)     Open

Perintah untuk membuka suatu file dengan menjadikan sistem untuk mengambil atribut serta daftar alamat disk.

d)    Close

Ketika akses file yang dilakukan sudah selesai dan atribut serta alamat disk sudah tidak digunakan lagi, maka perintah close ini diperlukan untuk memperbesar ruang memori.

e)     Read

Data akan dibaca dari file dengan sistem yang menentukan banyaknya data.

f)      Write

Data akan disimpan ke dalam file dan akan menambah ukuran dari file tersebut.

g)     Append

Melakukan penambahan data pada data setelah terakhir.

h)    Seek

Melakukan pengaturan pada posisi pointer ketika menuju posisi yang sudah ditentukan.

i)       Get Attribute

Melihat atribut dari file setelah modifikasi yang dilakukan terakhir kali.

j)      Set Attribute

Mengubah status pada atribut file.

k)    Rename

Melakukan pengubahan pada nama file.

Ketika Anda sudah paham mengenail pengertian manajemen file serta berbagai macam hal mengenai manajemen file di atas, tentunya Anda sudah dapat tahu penggunaan dari manajemen file yang sebenarnya.

 


Saifuddin Ibrahim S. Pt. Powered by Blogger.